counter create hit Islam Aktual - Download Free eBook
Hot Best Seller

Islam Aktual

Availability: Ready to download

Dalam tempo yang relatif cepat - sekitar dua bulan - buku ini telah tersedot pasar dan perlu dicetak ulang. Berikut adalah komentar-komentar media massa atas buku ini: Keberanian ahli mantik ini bergelut memasuki zone agama eksklusif memang patut mengundang kagum.... Agaknya Jalal menolak terkungkung dalam tradisi salaf, tetapi juga tak bebas mengumbar penafsiran bagai M. Dalam tempo yang relatif cepat - sekitar dua bulan - buku ini telah tersedot pasar dan perlu dicetak ulang. Berikut adalah komentar-komentar media massa atas buku ini: Keberanian ahli mantik ini bergelut memasuki zone agama eksklusif memang patut mengundang kagum.... Agaknya Jalal menolak terkungkung dalam tradisi salaf, tetapi juga tak bebas mengumbar penafsiran bagai M. Atho Mudzhar (Tempo) Warna-warna tulisan Jalal memang baru bagi khazanah yang kita miliki.... Ia mencoba menyatukan pikiran Syi'ah dengan Sunni (Editor) Karya seorang cendekiawan Muslim Indonesia terkemuka saat ini yang gagasan-gagasannya selalu berada di depan.... Banyak orang mengidentifikasi Kang Jalal sebagai pemikir alternatif (Kiblat) Buku ini banyak menginformasikan apa yang seharusnya menjadi prioritas umat Islam dalam menghadapi tantangan masa depan yang sangat berat.... (Bisnis Indonesia). Buku ini ditulis dengan kepiawaian berkisah yang menawan.... Terus terang, dari sudut gaya ungkap, buku ini selangkah lebih maju dibanding karyanya terdahulu, Islam Alternatif (Berita Buana) Jalal menganjurkan untuk menggalakkan studi kritis tentang sirah Rasulullah. Hal itu, menurutnya, tidak untuk meragukan sunnah Nabi Saw. tapi justru untuk memperoleh sunnah Nabi yang meyakinkan (Kompas)


Compare

Dalam tempo yang relatif cepat - sekitar dua bulan - buku ini telah tersedot pasar dan perlu dicetak ulang. Berikut adalah komentar-komentar media massa atas buku ini: Keberanian ahli mantik ini bergelut memasuki zone agama eksklusif memang patut mengundang kagum.... Agaknya Jalal menolak terkungkung dalam tradisi salaf, tetapi juga tak bebas mengumbar penafsiran bagai M. Dalam tempo yang relatif cepat - sekitar dua bulan - buku ini telah tersedot pasar dan perlu dicetak ulang. Berikut adalah komentar-komentar media massa atas buku ini: Keberanian ahli mantik ini bergelut memasuki zone agama eksklusif memang patut mengundang kagum.... Agaknya Jalal menolak terkungkung dalam tradisi salaf, tetapi juga tak bebas mengumbar penafsiran bagai M. Atho Mudzhar (Tempo) Warna-warna tulisan Jalal memang baru bagi khazanah yang kita miliki.... Ia mencoba menyatukan pikiran Syi'ah dengan Sunni (Editor) Karya seorang cendekiawan Muslim Indonesia terkemuka saat ini yang gagasan-gagasannya selalu berada di depan.... Banyak orang mengidentifikasi Kang Jalal sebagai pemikir alternatif (Kiblat) Buku ini banyak menginformasikan apa yang seharusnya menjadi prioritas umat Islam dalam menghadapi tantangan masa depan yang sangat berat.... (Bisnis Indonesia). Buku ini ditulis dengan kepiawaian berkisah yang menawan.... Terus terang, dari sudut gaya ungkap, buku ini selangkah lebih maju dibanding karyanya terdahulu, Islam Alternatif (Berita Buana) Jalal menganjurkan untuk menggalakkan studi kritis tentang sirah Rasulullah. Hal itu, menurutnya, tidak untuk meragukan sunnah Nabi Saw. tapi justru untuk memperoleh sunnah Nabi yang meyakinkan (Kompas)

53 review for Islam Aktual

  1. 5 out of 5

    Fira

    Menjadi muslim tidak hanya sekedar memahami hal-hal yang konseptual tentang ketauhidan misalnya, atau tentang menghafalkan nama-nama rasul untuk mengimani mereka. Menjadi muslim tidak hanya sekedar shalat, puasa, zakat dan haji. Menjadi muslim harus berupa aktualisasi diri. kurang lebih itu inti dari buku ini. Sudah saya baca sejak SMA (Tahun 2000 kalo gak salah) jadi agak-agak lupa detailnya. yang jelas saya menangkap bahwa sepertinya Kang Jalal adalah seorang pendukung gerakan Syiah atau bagai Menjadi muslim tidak hanya sekedar memahami hal-hal yang konseptual tentang ketauhidan misalnya, atau tentang menghafalkan nama-nama rasul untuk mengimani mereka. Menjadi muslim tidak hanya sekedar shalat, puasa, zakat dan haji. Menjadi muslim harus berupa aktualisasi diri. kurang lebih itu inti dari buku ini. Sudah saya baca sejak SMA (Tahun 2000 kalo gak salah) jadi agak-agak lupa detailnya. yang jelas saya menangkap bahwa sepertinya Kang Jalal adalah seorang pendukung gerakan Syiah atau bagaimana ya?

  2. 4 out of 5

    Heri Heryadi

    Menunjukkan bahwa semua tulisan yang dibuat manusia tidak akan langgeng keberadaan dan sifatnya atau hanya bersifat sementara dan ini juga yang terjadi dengan Kang Jalal terhadap pergeseran akidah ke arah Syiahi .... Hal ini juga yang dialami Syech Abdul Qodir Djaelani ketika diakhir hayatnya ada beberapa tulisannya yang sebelumnya dianggap keliru olehnya ..

  3. 4 out of 5

    Nanny SA

    baca buku ini sudah agak lama tapi sewaktu dulu membacanya aku merasakan penambahan khazanah baru yang memperkaya wawasan. Kang Jalal memang piawai dalam berkisah maupun bertutur (maklum ahli komunikasi). Apa yang ingin diinformasikan mudah dimengerti karena kepiawaiannya itu.

  4. 5 out of 5

    nanto

    ya ya ya saya pernah menjadi pembaca setia Jalaluddin Rakhmat. Namun tetap lebih menyukai bukunya yang Psikologi Komunikasi. Ada yang mau mengaplod buku itu? :D

  5. 5 out of 5

    Oleleho

    Buku2 dan tulisan Kang Jalal selalu khas dan menarik. Buku ini meski berupa kumpulan tulisan tidak kalah menarik. Very inspiring.

  6. 5 out of 5

    Jean Hartawan

    Pencerahan tentang Islam yg hakiki.

  7. 5 out of 5

    Taufiq Sudjana

  8. 5 out of 5

    Rika

  9. 4 out of 5

    Sukrimen Hokya

  10. 4 out of 5

    الإسلام

  11. 5 out of 5

    Ery

  12. 5 out of 5

    Lafi Kamelia

  13. 5 out of 5

    Zahru

  14. 5 out of 5

    Putri Agustina

  15. 5 out of 5

    Suci Apriani

  16. 5 out of 5

    Noe2l

  17. 4 out of 5

    Nafi'uddin

  18. 5 out of 5

    Pitoyo

  19. 4 out of 5

    Jauharah Jauhari

  20. 4 out of 5

    Rama Kusuma Kurnia Putra

  21. 4 out of 5

    A'Yun Qurrota

  22. 4 out of 5

    Beni Sutrisno

  23. 4 out of 5

    Sugeng

  24. 4 out of 5

    Mohammad Saleh

  25. 4 out of 5

    Pir

  26. 5 out of 5

    Haris Kurniawan

  27. 5 out of 5

    Ella Tanzila

  28. 4 out of 5

    Weli

  29. 5 out of 5

    Shafiqah

  30. 4 out of 5

    Tarum

  31. 5 out of 5

    Aminuddin

  32. 5 out of 5

    Zain

  33. 5 out of 5

    Vivaldi

  34. 5 out of 5

    Nazla Luthfiah

  35. 5 out of 5

    Asep Sambodja

  36. 5 out of 5

    Muhammad Iqbal

  37. 4 out of 5

    Hasanuddin

  38. 5 out of 5

    Ryan

  39. 5 out of 5

    anita

  40. 5 out of 5

    Ahmad

  41. 5 out of 5

    Gema Indra

  42. 4 out of 5

    Sonny

  43. 5 out of 5

    Faisal

  44. 5 out of 5

    Nungki

  45. 4 out of 5

    Δx Δp ≥ ½ ħ

  46. 4 out of 5

    Endah

  47. 5 out of 5

    Denny

  48. 4 out of 5

    Muhamadian

  49. 5 out of 5

    deni yulian

  50. 4 out of 5

    Heru Be

  51. 5 out of 5

    Andri

  52. 4 out of 5

    Arina Manasikana

  53. 5 out of 5

    Ahmad

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
We use cookies to give you the best online experience. By using our website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.